Ceritanyata ini adalah kisah .Children of God COG yang belakangan dikenal sebagai Family of Loves Keluarga Kasih , Keluarga, dan kini Keluarga Internasional adalah sebuah gerakan agama baru yang dimulai pada di Huntington Beach, California, Amerika Serikat.Ini adalah bagian dari Jesus Movement Gerakan Yesus pada akhir tahun an.Sebagian besar anggotanya berasal dari gerakan hippie..Di planet ini membusuk dengan cepat di mana hal hal buruk terjadi , mudah untuk terjebak dalam pola yang tidak
Perludiketahui bahwa di Indonesia jarang ada teks drama diterbitkan dalam bentuk buku. Hal ini berbeda dengan genre sastra lain seperti puisi, cerita pendek, dan novel yang sering diterbitkan dalam buku. Data-data penelitian ini dianalisis dengan teknik analisis isi, yakni ketiga drama dianalisis dengan
Orangmiskin ada disetiap negara, dimana ada yang miskin dan ada yang kaya, baik tingkat komunitas kecil, bangsa dan global. Alkitab mengatakan membasmi kemiskinan adalah tugas bersama, yaitu dengan harus saling peduli. Nabi Musa (Ulangan 15) mengatakan seharusnyda tidak ada yang miskin diantara kamu, artinya kemiskinan adalah tanggung jawab
Dibawah ini merupakan jajaran top model Indonesia yang belum diketahui khalayak ramai di antaranya adalah: Celina Landari Celina Landari. Celina Landari merupakan seorang model asal Jakarta yang sedang naik daun. Celina panggilan akrabnya juga seorang model serta pebisnis yang kini telah berusia 27 tahun.
3hal menarik yang jarang diketahui orang tentang anime dan manga Yu-Gi-Oh! Serial Yu-Gi-Oh! sudah jadi cerita nostalgia karena banyak hal menarik di dalam ceritanya. Mulai dari karakter yang beragam hingga permainan yang menantang di setiap pertandingannya.
Masingmasing daerah di Indonesia umumnya memiliki cerita rakyat yang berbeda mengenai asal-usul dari daerah tersebut. Membacakan anak cerita rakyat ternyata bisa memberikan banyak manfaat yang jarang diketahui oleh sebagian orang tua, berikut adalah beberapa di antaranya. Manfaat Membacakan Cerita Rakyat untuk Anak 1. Memberikan Banyak Pesan Moral
Dan Kami beri dia kabar gembira dengan (kelahiran) Ishaq seorang nabi yang termasuk orang-orang yang saleh. Dan Kami limpahkan keberkahan kepadanya dan kepada Ishaq. Dan di antara keturunan keduanya ada yang berbuat baik dan ada (pula) yang terang-terangan berbuat zalim terhadap dirinya sendiri."
PtdzMyI. Pdt. Tony Tedjo Contributor Teman yang baik tentu merasa senang melihat keberhasilan sahabatnya. Namun terkadang ada juga teman yang menjadi panas hati sewaktu mendengar temannya berhasil membuka usaha baru atau berhasil meraih gelar doktor teologi. Prinsip yang dianutnya “senang melihat orang lain susah, dan susah mendengar orang lain berhasil.” Orang tersebut berusaha dengan berbagai cara untuk menjatuhkan temannya, agar sebisa mungkin usaha temannya itu bangkrut atau menjelek-jelekkan nama temannya sehingga nama baiknya rusak. Tentu saja sikap yang seperti itu tidak patut dicontoh. Seseorang yang sedang merasa panas hati dapat terlihat melalui raut mukanya yang cemberut dan pipinya yang memerah. Umumnya tutur katanya pun keras dan pedas. Panas hati dipicu oleh suasana hati berdebar-debar, diikuti rasa kebencian mendalam terhadap orang yang dianggap menjadi penyebab dia menjadi panas hati. Manusia diciptakan oleh Tuhan memiliki kehendak bebas, yang bila tidak dikendalikan dan ditaklukkan dalam Roh Kudus, maka akan cenderung berbuat dosa. Salah satu dosa yang tak disadari oleh anak-anak Tuhan adalah panas hati. Oleh karena itu harus ditinggalkan. “Berhentilah marah dan tinggalkanlah panah hati itu, jangan marah, itu hanya membawa kepada kejahatan” Mzm. 3 8. Apabila sikap panas hati tetap dibiarkan, akan membawa pada kejahatan. Alkitab mencatat ada empat orang yang mengalami panas hati. Keempat orang tersebut membiarkan dirinya dikuasai panas hati, sehingga melakukan tindakan kejahatan seperti merencanakan dan melakukan pembunuhan. 1. Kain Kain adalah anak dari Adam dan Hawa, yang pekerjaannya sebagai petani. Dia bersama Habel, adiknya itu, memberikan korban persembahan kepada Allah. Kain mempersembahkan sebagian dari hasil tanah kepada Tuhan sebagai korban persembahan. Sedangkan persembahan Habel berupa hasil anak sulung kambing domba. Kejadian 45 mencatat, “Tetapi Kain dan korban persembahannya tidak diindahkan-Nya. Lalu hati Kain menjadi sangat panas, dan mukanya muram.” Kain menjadi panas hati terhadap Habel, karena persembahannya tidak diterima oleh Tuhan. Kain tidak dapat menguasai hatinya, sehingga ia merencanakan untuk membunuh adiknya. Kain pun akhirnya membunuh adiknya. Inilah pembunuhan pertama kali di dunia. “Kata Kain kepada Habel, adiknya Marilah kita pergi ke padang.’ Ketika mereka ada di padang, tiba-tiba Kain memukul Habel, adiknya itu, lalu membunuh dia” Kej. 48 2. Saul Saul adalah seorang raja Israel pertama yang diangkat oleh bangsa Israel. Saul oleh rakyatnya dianggap sebagai seorang pahlawan. Rakyatnya memuji kepahlawanan Saul. Namun, kebahagiaan Raja Saul tersebut terusik, ketika muncul Daud. Daud adalah seorang remaja yang masih sangat muda. Namanya mulai ramai dibicarakan orang di Israel, semenjak keberaniannya membunuh Goliat, raksasa Filistin. Selain itu, setiap kali Daud maju berperang, dia selalu menang. Rakyat Israel memuji Daud melebihi mereka memuji Saul. Terhadap hal tersebut Saul menjadi panas hati terhadap Daud, sehingga dia berupaya untuk membunuhnya. “’Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa.’ Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja itu pun jatuh kepadanya.’” 1 Sam. 187-8. Saul berikhtiar untuk membunuh Daud. “Saul mengatakan kepada Yonatan, anaknya, dan kepada semua pegawainya, bahwa Daud harus dibunuh” 1 Sam. 191. Beruntung, Daud bisa terbebas dari rencana pembunuhan Saul. Akhirnya, Saul harus mati di medan perang, sedangkan Daud menjadi raja menggantikan Saul. Baca Juga Mati Lantaran Iri Hati 3. Haman bin Hamedata, orang Agag Haman memiliki kedudukan di atas semua pembesar yang ada di hadapan Raja Ahasyweros. Ahasyweros sendiri adalah raja yang merajai seratus duapuluh tujuh daerah, mulai dari India sampai ke Etiopia. Haman merasa dirinya layak untuk dihormati para pegawai dan rakyat di sekitar Puri Susan. Setiap rakyat dan pegawai yang bertemu dengan Haman diharuskan untuk sujud menyembahnya. Namun, suatu kali ketika Haman bertemu dengan Mordekhai, ternyata Mordekhai tidak mau menghormati dia. Hal ini membuatnya menjadi panas hati terhadap Mordekhai, sehingga dia merencanakan pemusnahan terhadap orang Yahudi. “Ketika Haman melihat, bahwa Mordekhai tidak berlutut dan sujud kepadanya, maka sangat panaslah hati Haman, tetapi ia menganggap dirinya terlalu hina untuk membunuh hanya Mordekhai saja, karena orang telah memberitahukan kepadanya kebangsaan Mordekhai itu. Jadi Haman mencari ikhtiar memunahkan semua orang Yahudi, yakni bangsa Mordekhai itu, di seluruh kerajaan Ahasyweros” Ester 3 5-6 Haman dengan tipu muslihatnya berhasil membujuk Raja Ahasyweros untuk memunahkan semua orang Yahudi yang ada di wilayah kekuasaan Raja Ahasyweros. Berkat pertolongan Tuhan, Mordekhai dan Ester berhasil menggagalkan rencana jahat Haman. Bahkan, pada akhirnya Haman sendiri digantung pada tiang gantungan yang dibuatnya sendiri. 4. Herodes Herodes menjadi panas hati ketika mendengar berita bahwa telah lahir raja orang Yahudi di Betlehem. Dia merasa tersaingi dengan kehadiran bayi yang dipercaya akan menjadi raja orang Yahudi. Oleh karena itu, Herodes menyuruh untuk membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya yang berusia 2 tahun ke bawah. Tujuannya agar bayi yang diberitakan oleh orang majus itu juga ikut terbunuh. “Ketika Herodes tahu, bahwa ia telah diperdayakan oleh orang-orang majus itu, ia sangat marah panas hati. Lalu ia menyuruh membunuh semua anak di Betlehem dan sekitarnya, yaitu anak-anak yang berumur dua tahun ke bawah, sesuai dengan waktu yang dapat diketahuinya dari orang-orang majus itu” Mat. 2 16 Baca Juga Iri Tanda Tak Mampu, Tapi Kalau Sudah Terlanjur, 4 Cara Ini Bisa Menjadi Jawabannya Bagaimana agar kita terhindar dari dosa panas hati? 1. Mintalah Roh Kudus untuk menjaga hati kita supaya jangan timbul akar pahit, termasuk panas hati. Biarlah hati kita didamaikan oleh-Nya, diberikan karunia penguasaan diri sehingga terhindar dari kejahatan lainnya akibat panas hati. 2. Tetap rajin baca Alkitab. Sebab dengan membaca Alkitab kita diingatkan agar tidak berbuat hal-hal yang dibenci Tuhan. Setiap pasal dan ayat yang kita baca dapat menjadi rambu-rambu peringatan. Rambu-rambu inilah yang seringkali mengingatkan kita, apakah perjalanan hidup kita sudah melenceng dari firman Tuhan. 3. Tetap mengucap syukur dalam segala keadaan. Hal ini dapat menghindari sikap iri hati dan panas hati apabila melihat keberhasilan orang lain. “Jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar kehidupan” Ams. 4 16 Kita harus senantiasa menjaga hati ini sehingga terhindar dari dosa yang dapat membawa pada berbagai-bagai kejahatan. Panas hati selain merugikan orang lain, juga merugikan diri sendiri. Jadi, hindarilah iri hati! Tuhan Yesus memberkati. Apakah kamu butuh dukungan doa? Hubungi tim konseling kami melalui kontak Whatsapp 0822 1500 2424 atau klik link doa ini Sumber Pdt. Tony Tedjo, dosen teologi, penulis buku dan Ketua School of Writing SOW Halaman 1
Semua gambarFotosIlustrasiVektorVideoMusikEfek suaraGIFPenggunaOpsi PencarianMediaFotosIlustrasiVektorVideoMusikEfek suaraGIFMenemukanPilihan editorKoleksi TerkurasiGambar PopulerVideo PopulerMusik PopulerPencarian PopulerKomunitasKreatorForumBlogKameraTentangTentang KamiFAQRingkasan LisensiSyarat-syarat servisPrivasiKebijakan CookieAPIČeštinaDanskDeutschEnglishEspañolFrançaisIndonesiaItalianoMagyarNederlandsNorskPolskiPortuguêsRomânăSlovenčinaSuomiSvenskaTürkçeViệtไทยБългарскиРусскийΕλληνική日本語한국어简体中文Semua gambarFotosIlustrasiVektorVideoGIFMusikEfek suaraSemuaDatarTegakLebih besar darixLatar belakang transparanHitam dan putihSemua< 24 jam< 72 jam< 7 hari< 6 bulan< 12 bulanSafeSearchTerkiniPilihan editorSedang trenPaling relevan yesus kristen buku agama gereja berdoa paskah tuhan kekristenanGambar tajaan iStock LIMITED DEAL 20% off with PIXABAY20 couponSee more on iStock Gambar-gambar bebas royalticinta menyeberang durialkitab buku halamandewasa sendiri alkitabalkitabyesus kristus agamalaptop 4k kertasyesus tuhan alkitabalkitab buku kristenbuku untuk belajarbuku alkitab membukaiman merpati roh kudusyesus kristus tuhanrakyat gadis sendiriyesus kristus tuhanalkitab menyeberanggairah menyeberangkulit teksturpantekosta roh kudusalkitab agama gerejaalkitab kekristenanyesus kristus tuhanbaca buku lilinbuka buku alkitabyesus kristus tuhanbuku alkitab pernikahanyesus kristus tuhansalib awan keyakinanalkitab gerejabuku baca alkitabalkitab buku tanganberdoa alkitabalkitab studi alkitabalkitab buku tanganbuku halaman lembaranbuku alkitab keagamaankebangkitan menyeberangalkitab kristenmenyeberang kristusalkitab tuhan agamayesus kristus tuhanbunga wallpaper bungabuku alkitab teksperjamuan terakhir yesusyesus agama keyakinanalkitab lilin rosarioalkitab sekolah alkitabmusa nabi menulisbanner header paskahyesus menulis hurufalkitab studi alkitabbuku wanita tangangadis buku dudukalkitab mengaburkanalkitab buku membukasendiri bukulatar belakang teksturmemegang tangan alkitabalkitab kristen yesusmenyeberang suci bukualkitab kitab suciperjamuan terakhir yesusyesus tuhan roh kudusrakyat pria kantoryesus kristus tuhananak rakyat gadisalkitab iphone seluleranak gadis membacayesus kristus tuhanmenyeberang suci bukualkitab kopi membacayesus cruz kristusalkitab perjanjian lamaalkitab buku katoliksuci buku alkitabdaud dan goliat alkitabdoa alkitab kristenalkitab membuka bukucincin kawin pernikahanalkitab kitab suci bukualkitab buku stabiloyesus kristus tuhanmenyeberangbuku alkitab teksalkitab memuja kristenbanner headeryesus kristus tuhangerbera merah jamburakyat pria wanitarakyat gadis dudukyesus kristus tuhanrakyat pria taspantekosta merpatimenyeberang kristusyesus kristus tuhangairah menyeberangbunga aster buku bacabuku malaikat alkitabyesus kristus tuhanyesus menyeberang imangereja berdoa agama1-100 dari 3,675 gambar-gambar Laman Selanjutnya / 37Gambar tajaan iStock LIMITED DEAL 20% off with PIXABAY20 couponSee more on iStock
Di buku ini, ada cerita dari Alkitab tentang penciptaan, kelahiran Yesus, dan Kerajaan Allah. Surat dari Badan Pimpinan Cara menggunakan buku ini. CERITA 1 Allah Membuat Langit dan Bumi Alkitab berkata bahwa Allah menciptakan langit dan bumi. Kenapa Dia menciptakan satu malaikat sebelum Dia membuat semua yang lain? CERITA 2 Allah Membuat Manusia Allah menciptakan pria dan wanita yang pertama dan menaruh mereka di Taman Eden. Allah ingin mereka menjadi satu keluarga dan membuat seluruh bumi menjadi firdaus. CERITA 3 Adam dan Hawa Tidak Taat Kenapa pohon yang ada di tengah Taman Eden itu pohon yang istimewa? Kenapa Hawa memakan buahnya? CERITA 4 Karena Marah Akhirnya Membunuh Allah menerima persembahan Habel, tapi menolak persembahan Kain. Sewaktu Kain tahu, dia sangat marah dan melakukan perbuatan yang sangat jahat. CERITA 5 Bahtera Nuh Saat malaikat jahat menikahi wanita di bumi, anak mereka raksasa yang suka menindas. Kekerasan di mana-mana. Tapi Nuh berbeda. Dia sayang dan taat kepada Allah. CERITA 6 Delapan Orang Selamat dari Air Bah Air Bah terjadi setelah hujan 40 hari 40 malam. Nuh dan keluarganya di dalam bahtera selama lebih dari satu tahun. Akhirnya, mereka bisa keluar. CERITA 7 Menara Babel Orang-orang mau membangun kota dan menara yang tingginya sampai ke langit. Kenapa Allah membuat bahasa mereka menjadi berbeda-beda? CERITA 8 Abraham dan Sara Taat kepada Allah Kenapa Abraham dan Sara meninggalkan kehidupan di kota dan mengembara di negeri Kanaan? CERITA 9 Akhirnya Punya Anak! Bagaimana Allah menepati janji-Nya kepada Abraham? Itu akan ditepati melalui anak Abraham yang mana, Ishak atau Ismael? CERITA 10 Ingat Istri Lot Allah menurunkan hujan api dan belerang ke Sodom dan Gomora. Kenapa dua kota itu dihancurkan? Kenapa kita harus ingat istri Lot? CERITA 11 Iman Abraham Diuji Allah berkata kepada Abraham, ’Bawalah anakmu ke gunung di Moria dan persembahkan dia sebagai korban.’ Bagaimana Abraham menghadapi ujian atas imannya? CERITA 12 Warisan Jadi Milik Yakub Ishak dan Ribka punya anak kembar bernama Esau dan Yakub. Karena Esau anak tertua, dia akan mendapat warisan istimewa. Kenapa dia menukarnya dengan semangkuk bubur? CERITA 13 Yakub dan Esau Berdamai Bagaimana Yakub bisa mendapat berkat dari malaikat? Apa yang dia lakukan untuk berdamai dengan Esau? CERITA 29 Yehuwa Memilih Yosua Allah memberikan petunjuk kepada Yosua yang juga masih bermanfaat bagi kita sekarang. CERITA 30 Rahab Menyembunyikan Mata-Mata Tembok kota Yerikho runtuh. Tapi, rumah Rahab tetap berdiri meski itu ada di tembok itu. CERITA 31 Yosua dan Orang Gibeon Yosua berdoa kepada Allah agar matahari tidak terbenam. Apa Allah menjawab doanya? CERITA 32 Pemimpin yang Baru dan Dua Wanita yang Berani Setelah Yosua meninggal, orang Israel mulai menyembah berhala. Mereka pun menderita, tapi Allah menolong mereka melalui Hakim Barak, Debora, dan Yael! CERITA 33 Rut dan Naomi Dua wanita yang suaminya sudah meninggal pergi ke Israel. Salah satunya Rut. Dia bekerja di ladang dan diperhatikan oleh Boaz. CERITA 34 Gideon Mengalahkan Midian Karena orang Midian membuat orang Israel menderita, mereka memohon agar Yehuwa menolong mereka. Bagaimana prajurit Gideon mengalahkan prajurit musuh? CERITA 35 Hana Berdoa Meminta Anak Elkana membawa Hana, Penina, dan anak-anak untuk beribadah di tabernakel di Syilo. Di sana, Hana berdoa meminta anak. Kurang dari setahun kemudian, Samuel lahir! CERITA 36 Janji Yefta Janji apa yang Yefta buat, dan apa alasannya? Apa yang anak Yefta katakan ketika mendengar janji ayahnya? CERITA 37 Yehuwa Berbicara kepada Samuel Anak-anak Imam Besar Eli adalah imam di tabernakel, tapi mereka tidak menaati hukum Allah. Samuel tidak seperti itu, dan Yehuwa berbicara kepadanya. CERITA 38 Yehuwa Membuat Simson Kuat Allah membuat Simson kuat untuk melawan orang Filistin, tapi ketika Simson memberi tahu rahasianya, dia ditangkap oleh orang Filistin. CERITA 39 Raja Israel yang Pertama Yehuwa sudah mengangkat hakim untuk memimpin Israel. Tapi mereka mau punya raja. Saul pun menjadi raja, tapi belakangan Yehuwa tidak senang lagi kepada Saul. CERITA 40 Daud dan Goliat Yehuwa memilih Daud menjadi raja Israel yang baru, dan dia membuktikan bahwa pilihan Yehuwa itu tepat. CERITA 41 Daud dan Saul Kenapa Saul membenci Daud, dan apa yang Daud lakukan? CERITA 42 Yonatan yang Berani dan Setia Anak raja menjadi teman baik Daud. CERITA 43 Raja Daud Berbuat Dosa Kalau salah membuat keputusan, akibatnya bisa sangat buruk. CERITA 74 Yesus Menjadi Mesias Apa maksud Yohanes ketika berkata bahwa Yesus itu Anak Domba Allah? CERITA 75 Setan Menguji Yesus Setan menguji Yesus tiga kali. Apa saja yang Setan lakukan, dan bagaimana tanggapan Yesus? CERITA 76 Yesus Mengusir Pedagang di Bait Kenapa Yesus mengusir binatang dari bait dan membalik meja para penukar uang? CERITA 77 Wanita di Sumur Wanita Samaria di sumur Yakub heran ketika Yesus bicara dengannya. Kenapa? Apa yang Yesus katakan kepadanya, yang belum pernah dia katakan kepada orang lain? CERITA 78 Yesus Memberitakan Kerajaan Allah Yesus mengajak beberapa nelayan untuk menjadi ”penjala manusia”. Lalu, dia melatih 70 pengikutnya untuk memberitakan kabar baik. CERITA 79 Yesus Membuat Banyak Mukjizat Ke mana pun Yesus pergi, orang-orang sakit datang padanya untuk minta bantuan, dan dia menyembuhkan mereka. Dia bahkan menghidupkan lagi seorang anak perempuan. CERITA 80 Yesus Memilih 12 Rasul Untuk apa Yesus memilih mereka? Apa kamu ingat nama mereka? CERITA 81 Khotbah di Gunung Yesus mengajarkan hal-hal baik kepada orang-orang yang berkumpul. CERITA 82 Yesus Mengajar tentang Doa Yesus memberi tahu murid-muridnya untuk terus meminta apa? CERITA 83 Ribuan Orang Diberi Makan Dari mukjizat ini, kita bisa belajar apa tentang Yesus dan Yehuwa? CERITA 84 Yesus Berjalan di Air Apa kamu bisa membayangkan perasaan para rasul sewaktu mereka melihat mukjizat itu? CERITA 85 Yesus Menyembuhkan Orang pada Hari Sabat Kenapa ada yang tidak senang dengan apa yang Yesus lakukan? CERITA 86 Yesus Menghidupkan Lazarus Ketika melihat Maria menangis, Yesus menangis. Tapi, kesedihan itu berubah menjadi kegembiraan.
Pada saat mengalami pencobaan dan kesulitan, banyak orang Amerika beralih ke Alkitab untuk mendapatkan dorongan semangat. Dan hal ini dilakukan dengan alasan yang bagus, menurut sebuah penelitian baru. Di tengah pandemi global, pemilu yang penuh perselisihan, dan keresahan sosial, American Bible Society ABS, dengan bantuan Human Flourishing Program dari Universitas Harvard, menemukan korelasi yang kuat antara pembacaan firman Tuhan dan harapan. Orang-orang yang sering membaca Alkitab menilai diri mereka 33 poin lebih berpengharapan daripada orang-orang yang membaca firman Tuhan dengan tidak teratur. Hasil ini ditemukan dalam dua survei terhadap lebih dari orang yang dilakukan dalam jarak waktu enam bulan. Penelitian tersebut juga menemukan bahwa orang-orang menjadi lebih berpengharapan ketika mereka lebih sering membaca firman Tuhan. Dalam skala 1 sampai 100, dengan angka 100 berarti sangat berpengharapan, orang-orang Amerika yang melaporkan membaca Alkitab tiga atau empat kali setiap tahun mendapatkan nilai 42. Kemudian orang-orang yang membaca Alkitab tiga atau empat kali setiap bulan mendapatkan nilai 59; yang membaca Alkitab tiga atau empat kali setiap minggu mendapatkan nilai 66; dan yang membaca berkali-kali dalam seminggu mendapatkan nilai 75. Orang-orang yang tidak pernah membaca Alkitab agak lebih berpengharapan dibanding mereka yang jarang membacanya, menurut penelitian tersebut. Tetapi pembaca yang tidak membaca Alkitab memiliki pengharapan sekitar 5 poin lebih sedikit daripada mereka yang membaca firman Tuhan 3-4 kali setiap bulan. Pembacaan Alkitab—dibarengi dengan bentuk komunitas dan pemuridan lainnya, seperti misalnya pergi ke gereja atau berpartisipasi dalam kelompok kecil—nampak berkontribusi terhadap rasa kesejahteraan dan kebahagiaan orang-orang, kata Tyler VanderWeele, direktur Human Flourishing Program di T. H. Chan School of Public Health, Universitas Harvard. “Gereja-gereja memiliki peranan penting dan besar dalam berkontribusi bagi kesejahteraan masyarakat secara umum—dan terutama sekali pada masa seperti sekarang ini,” ujarnya. Temuan-temuan ini konsisten dengan penelitian-penelitian lainnya mengenai dampak afiliasi keagamaan dan perkembangan optimal manusia, menurut VanderWeele. Orang-orang yang beribadah di gereja dan membaca Alkitab cenderung lebih berbahagia, lebih kecil kemungkinannya untuk meninggal karena bunuh diri, dan memiliki tujuan hidup yang lebih besar. Penelitian yang dilakukan dalam dua fase ini adalah unik, karena penelitian ini menilai orang-orang sebelum dan sesudah pandemi virus corona melanda Amerika Serikat. Survei pertama dilakukan pada bulan Januari dan yang kedua pada bulan Juni, ketika jumlah total kasus yang terkonfirmasi melampaui 2,5 juta dan Organisasi Kesehatan Dunia WHO telah menghitung lebih dari kematian orang Amerika. Survei yang menyoroti dampak COVID-19 bukan merupakan rencana awal, kata John Plake, direktur intelijen pelayanan untuk ABS. Tetapi para peneliti menyadari bahwa bersamaan dengan semua hal buruk yang dibawa oleh pandemi ini, terdapat juga sebuah kesempatan. Pada Januari 2020, Plake dan rekan-rekannya di American Bible Society memutuskan untuk menambah jumlah pertanyaan yang mereka ajukan dalam penelitian 10th annual State of the Bible mereka. Mereka telah memperhatikan ukuran perkembangan optimal manusia yang dikembangkan di Harvard dan memutuskan untuk mengikutsertakan beberapa pertanyaan tentang keamanan, kebahagiaan, dan kesehatan mental dalam studi tentang penggunaan Alkitab. Mereka mengumpulkan informasi dari orang lebih dan mulai memproses informasi tersebut, seperti yang telah mereka lakukan pada tahun-tahun sebelumnya. Sebelum mereka menyelesaikannya, kasus COVID-19 mulai meroket. Virus tersebut menyebar dengan cukup cepat sehingga dianggap sebagai pandemi, National Basketball Association menangguhkan musim pertandingannya, Presiden Donald Trump mengumumkan keadaan darurat nasional, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit CDC mendesak orang-orang untuk tidak bertemu di dalam kelompok besar. Para peneliti ABS, yang bersiap untuk menerbitkan studi mereka tentang penggunaan Alkitab, memiliki pemikiran lain Bagaimana jika, alih-alih merilis data baru mereka pada minggu Paskah, mereka menyimpannya terlebih dahulu dan melakukan survei kedua? Mereka dapat memperoleh wawasan yang kritis tentang bagaimana krisis nasional berdampak pada cara orang mendalami Alkitab — dan bagaimana mendalami Alkitab dapat memengaruhi orang-orang di masa krisis. Para peneliti segera menyadari bahwa sejak mereka menggunakan ukuran perkembangan optimal manusia dalam studi bulan Januari, mereka secara tidak sengaja menetapkan titik perbandingan untuk mengukur bagaimana keadaan orang-orang semasa COVID-19. VanderWeele turut serta di dalamnya. Ia mengatakan penelitian tersebut penting karena membantu mengungkap jumlah korban manusia dari pandemi COVID-19 dan hal-hal yang terkait karantina wilayah—sesuatu yang tidak dapat diukur dengan data pasar saham atau produk domestik bruto. Human Flourishing Program bermitra dengan ABS untuk penelitian kedua di bulan Juni. Temuan-temuan ini dipublikasikan pada bulan Oktober di Journal of General Internal Medicine dalam laporan yang ditulis bersama oleh VanderWeele, Plake, Jeffery Fulks dari ABS, dan Matthew Lee dari Harvard. “Ukuran Kesejahteraan Nasional Sebelum dan Selama Pandemi COVID-19 pada Sampel Online” menunjukkan bahwa kebahagiaan dan kepuasan hidup, kesehatan mental dan fisik, perasaan akan makna dan tujuan, serta stabilitas finansial dan materi, semuanya menurun tajam di antara bulan Januari dan Juni. Virus melanda negara tersebut, dan penutupan-penutupan menyebabkan kerugian ekonomi dan mengisolasi orang-orang di rumah mereka. Sebagian besar studi tersebut menegaskan apa yang sudah diketahui oleh semua orang. Stabilitas finansial dan material, seperti yang diperkirakan, merupakan pukulan terberat bagi banyak orang, turun 16,7 persen. Bagaimanapun juga, VanderWeele mencatat bahwa data tersebut menunjukkan variasi yang luas dalam dampak ekonomi. Sebagian orang tidak kehilangan pekerjaan dan bisa menabung dengan tetap tinggal di rumah. Hal ini menempatkan mereka pada posisi keuangan yang relatif lebih baik, sementara yang lain sangat menderita karena penutupan ekonomi. Kebahagiaan dan kepuasan hidup menurun sebanyak 9,6 persen di antara para responden, dan kesehatan mental dan fisik menurun sebanyak 7,4 persen. Studi ini juga menemukan bahwa keterhubungan sosial tidak menurun sebanyak yang diperkirakan. Ini bisa jadi karena, meskipun banyak orang berada dalam karantina wilayah, mereka membangun hubungan yang lebih intim dengan orang-orang di lingkaran terdekat mereka. Keluarga VanderWeele sendiri menghabiskan lebih banyak waktu bersama, dan anak-anaknya mulai berkomunikasi dengan kakek nenek mereka secara teratur melalui internet. “Menurut saya periode ini telah menunjukkan masa refleksi tentang apa yang benar-benar penting di dalam kehidupan,” kata VanderWeele. “Dari sudut pandang Kristen, seseorang seringkali mengalami pertumbuhan melalui penderitaan.” Tetapi data yang paling menarik, dari sudut pandang ABS, adalah bagaimana Alkitab, gereja, dan disiplin-disiplin kristiani tampaknya membantu orang-orang melewati periode yang gelap ini. Data ini menunjukkan bahwa penurunan ukuran perkembangan optimal manusia kurang terlihat pada orang-orang yang membaca Alkitab secara teratur dan berpartisipasi di gereja, baik secara langsung maupun secara daring. Keterlibatan dengan firman Tuhan tampaknya telah memuncak tepat setelah COVID-19 dimulai—ini yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir—tetapi kemudian turun secara signifikan menjelang akhir Juni. Ini adalah tren umum ketika orang-orang mengalami trauma, menurut Scott Ross, yang melayani penyembuhan trauma dengan gereja-gereja di ABS. Meskipun banyak yang akan beralih ke Alkitab untuk mendapatkan jawaban di saat-saat yang meresahkan, seringkali mereka berhenti membaca dengan setia setelah beberapa saat. Sedikit banyak, apa yang terjadi sekarang tampaknya merupakan respons masyarakat luas terhadap trauma. Tetapi bukti menunjukkan bahwa orang-orang Amerika yang terlibat secara aktif mendalami Alkitab dan dalam ibadah bersama, memperoleh nilai yang lebih tinggi pada setiap ukuran perkembangan optimal manusia, termasuk kesehatan mental dan fisik yang lebih baik serta pemaknaan terhadap karakter dan kebajikan yang lebih mendalam. Mereka bahkan memiliki pemaknaan yang lebih besar akan stabilitas finansial dan materi dibandingkan dengan mereka yang tidak menghadiri gereja atau mendalami Alkitab. Orang-orang Kristen juga terukur lebih berpengharapan. Pada skala 1 banding 100, orang-orang non-Kristen mendapat nilai sekitar 50, orang-orang Kristen yang tidak menerapkan prinsip-prinsip kekristenan dalam kehidupannya mendapat nilai 57, dan orang-orang Kristen yang secara teratur berpartisipasi dalam kehidupan jemaat lokal mendapat nilai 66. Hubungannya hanyalah sebuah korelasi. Para peneliti belum menunjukkan bahwa pembacaan Alkitab atau ibadah Kristen menyebabkan perkembangan optimal pada manusia, melainkan hanya menunjukkan bahwa kedua hal tersebut saling kait-mengait. Namun demikian, menurut mereka data tersebut memberikan pemahaman yang lebih baik tentang seperti apa masyarakat yang sehat dan memberikan alasan praktis serta sosial kepada orang-orang untuk semakin giat beribadah dan mendalami Alkitab. “Menurut saya State of the Bible menunjukkan kepada saya secara empiris tentang semua yang saya ketahui secara intuitif dan eksistensial,” kata Ross. Ia percaya gereja dapat menggunakan informasi tersebut untuk membuat perbedaan dalam melayani orang-orang. “Apa yang kami lihat adalah ketika orang-orang diberi kesempatan untuk berbagi cerita dan mendengarkan satu sama lain, serta memproses dan terlibat dalam firman Tuhan secara berkelompok, kami melihat gejala-gejala trauma itu menurun.” Adam MacInnis adalah jurnalis yang tinggal di Nova Scotia, Kanada. Diterjemahkan oleh Janesya S. [ This article is also available in English, Português, and Français. See all of our Indonesian Bahasa Indonesia coverage. ]
- Berikut Cerita Alkitab yang membahas mengenai kisah jatuhnya Yerikho di tangan Israel dibawah Pimpinan Yosua, orang Pilihan Tuhan Perikop mengenai jatuhnya Yerikho yang di bahas ini terdapat dalam Yosua 61-27 TB Saat itu bangsa Yerikho telah ketakutan menghadapi bangsa israel Namun dengan kesombongan mereka, mereka percaya bahwa tembok yang mereka bangun sangat kuat dan tak dapat dikalahkan oleh siapapun Pintu-pintu gerbang kota Yerikho telah dijaga ketat dan ditutup rapat-rapat agar orang Israel tidak dapat masuk. Saat itu, tidak ada seorang pun yang diperbolehkan masuk atau keluar dari Yerikho Namun Tuhan berfitman kepada Yosua bahwa Tuhan telah menyerahkan Yerikho dengan rajanya dan semua tentaranya yang berani-berani itu. Yosua 61-2 TBDalam pada itu Yerikho telah menutup pintu gerbangnya; telah tertutup kota itu karena orang Israel; tidak ada orang keluar atau Tuhan kepada Yosua ”Ketahuilah, Aku serahkan ke tanganmu Yerikho ini beserta rajanya dan pahlawan-pahlawannya yang gagah perkasa. Cerita Alkitab, Kisah Jatuhnya Yerikho di Tangan Israel Dibawah Pimpinan Yosua, Orang Pilihan Tuhan Baca juga Cerita Alkitab Tentang Kisah Tuhan Yesus yang Dicobai Iblis Saat di Padang Gurun Baca juga Cerita Alkitab, Kisah Yesus Memberi Makan Lima Ribu Orang Lebih, Masih Tersisa Lima Bakul Penuh Tuhan menyuruh Yosua dan para tentaranya untuk berbaris mengelilingi kota itu sekali sehari selama enam hari. Dengan formasi tujuh orang imam, masing-masing membawa trompet sangkakala. Harus berjalan di depan Peti Perjanjian. Kemudia pada hari ketujuh, Yosua dan tentaranya harus mengelilingi kota itu tujuh kali Sementara para imam meniup trompet sangkakala. Kemudian imam-imam itu harus meniup trompet sangkakala dengan bunyi yang panjang.
cerita alkitab yang jarang diketahui